Senin, 18 Februari 2013

Jokowi Ngibul, Kartu Sehat Orang Miskin Ditolak 8 Rumah Sakit

JAKARTA (voa-islam.com) – Tragis betul nasib Dera, bayi yang ditolak delapan rumah sakit, karena keluarga tidak dapat menyiapkan biaya. Meski ada jaminan kartu sehat dari pemerintah, tetap saja tidak ada yang menerima. Pihak rumah sakit berdalih, mulai dari ruangan penuh, fasilitas tak memadai hingga keluarga dianggap tidak mampu membayar.
"Saya sudah pakai kartu sehat. Apalagi di Harapan Kita, saya dimarahin katanya 'kalau kamu cari enggak bakalan dapat'. Di rumah sakit swasta dimintain DP Rp 15 juta sampai Rp 12 juta," ungkap Herman – kakek korban -- pilu.
Herman pun tak bisa lagi berbuat banyak. Apalagi ayah Dera hanya sebagai pedagang sandal keliling. "Sudah ke Cipto (RSCM), Harapan Kita, RSPP, Fatmawati, Budi Asih. Alasannya tidak ada peralatan, penuh. Di RSPP kayaknya ragu-ragu semula bilang kamar ada setelah tanya biaya bilang sudah penuh dan enggak ada peralatan," curhatnya.
Kematian Dera Nur Anggraini, bayi prematur itu, sangat ironis karena terjadi di Jakarta, di kota besar yang banyak memiliki rumah sakit dan ironisnya lagi, keluarganya memiliki Kartu Jakarta Sehat. Namun, kartu sehat produk pemerintahan Jokowi-Ahok yang digembar-gemborkan menjamin warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan itu ternyata tidak bertaji.
Sebanyak delapan rumah sakit telah didatangani orang tua Dera, Sabtu (16/2/2013), namun semuanya menolak memberikan perawatan. Satu persatu rumah sakit menolaknya dengan alasan semua ruangan sudah terisi penuh. Ilyas Setia Nugroho, sang ayah, tak patah semangat ketika satu rumah sakit menolaknya, ia pun membawa ke rumah sakit yang lain. Namun, nasibnya sama, rumah sakit menolak dengan alasan tak ada ruangan untuk sang bayi.
Sebagaimana diberitakan TVOne, pertama kali, ia mendatangi RS Cipto Mangunkusumo, rumah sakit terbesar di Jakarta yang sudah dijamin pasti akan menerima pasien pemegang kartu sehat. RS Cipto menolaknya, lalu Ilyas membawa ke RS Harapan Kita. Di sini, bayi Dera juga ditolak dan hal sama juga dialaminya di RS Fatmawati.
Lima rumah sakit lainnya yang didatangi Ilyas juga menolak dengan cara berbeda-beda, namun alasannya sama, yakni tidak ada ruangan. Ilyas pun putus asa hingga membawa kembali pulang bayi malang itu. Sang bayi akhirnya meninggal dunia dan ironisnya tak sempat mendapat pertolongan sedikitpun dari rumah sakit.
Dera, bayi prematur yang memiliki kelainan kerongkongan itu adalah bayi kembar yang lahir dengan berat badan sangat kecil, yakni 1 kg. Sejak lahir, sang bayi memang memiliki kondisi kesehatan yang rapuh. Apalagi, kerongkongannya tidak berfungsi sempurna.
Sang bayi dilahirkan di sebuah rumah sakit bersalin di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Namun, karena rumah sakit itu tidak mampu menanganinya, maka sang bayi dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih besar dan memiliki fasilitas lengkap. Sayangnya, fasilitas lengkap dan kartu sehat itu tidak berarti sama sekali hingga akhirnya Dera harus meninggal dunia.

Jokowi Ngibul
Kartu Jakarta Sehat adalah program jaminan kesehatan yang diterbitkan oleh Pemprov DKI Jakarta di era Jokowi-Ahok. Inilah kartu yang diadopsi oleh Jokowi dari kartu serupa yang ia terapkan di Solo ketika ia menjabat sebagai walikota.
Berbekal kartu ini, warga Jakarta bisa mendatangi setiap rumah sakit dan tidak boleh ditolak. Jokowi sendiri telah menegaskan bahwa tidak ada alasannya lagi bagi rumah sakit untuk menolak pasien pemegang kartu itu. Namun, tentunya hal itu masih di tingkat wacana. Karena ternyata, masih ada pasien yang ditolak hingga akhirnya meninggal dunia tak tertolong, seperti yang terjadi pada Dera.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Jokowi membagikan langsung kartu Jakarta Sehat ke pemukiman kumuh warga. Jokowi berani memberikan jaminan bahwa tidak akan ada lagi warga miskin yang ditolak berobat oleh pihak rumah sakit setelah diluncurkannya kartu Jakarta Sehat.
Hal itu diutarakan Jokowi saat ditanya tanggapannya mengenai masih adanya warga miskin yang ditolak berobat ke rumah sakit. “Ya nantilah. Kalau sistemnya nanti sudah terbangun, yang Jakarta Sehat. Nanti sistem itu dilaunching, semua rumah sakit akan saya kumpulkan,” ujar Jokowi, (5/11/2012) di Balai Kota.
Lalu bagaimana jika setelah peluncuran kartu Jakarta Sehat masih ada rumah sakit yang menolak warga miskin? “Lapor saya lah. Saya tangani langsung. Kalau sistemnya sudah terbangun, yang seperti itu (rumah sakit tolak pasien miskin) pasti tidak akan ada,” cetus Jokowi. [Desastian/dbs]

0 komentar:

Al-Qur'an Online

Pencarian

No
Nama Surat
Jumlah Ayat
1
AL FAATIHAH (PEMBUKAAN)
7
2
AL BAQARAH (SAPI BETINA)
286
3
ALI 'IMRAN (KELUARGA 'IMRAN)
200
4
AN NISAA' (WANITA)
176
5
AL MAA-IDAH (HIDANGAN)
120
6
SURAT AL AN'AAM (BINATANG TERNAK)
165
7
AL A'RAAF (TEMPAT TERTINGGI)
206
8
AL ANFAAL (RAMPASAN PERANG)
75
9
SURAT AT TAUBAH (PENGAMPUNAN)
129
10
YUNUS
109
11
HUUD
123
12
YUSUF
111
13
AR RA'D (GURUH)
43
14
IBRAHIM
52
15
AL HIJR
99
16
AN NAHL (LEBAH)
128
17
AL ISRAA' (MEMPERJALANKAN DI MALAM HARI )
111
18
AL KAHFI (GUA)
110
19
MARYAM
98
20
THAAHAA
135
21
AL ANBIYAA' (NABI-NABI)
112
22
AL HAJJ (HAJI)
78
23
AL MU'MINUUN (ORANG-ORANG YANG BERIMAN)
118
24
AN NUUR (CAHAYA)
64
25
AL FURQAAN (PEMBEDA)
77
26
ASY SYU'ARAA' (PARA PENYAIR)
227
27
AN NAML (SEMUT)
93
28
AL QASHASH (CERITA)
88
29
AL'ANKABUUT (LABA-LABA)
69
30
AR-RUUM (BANGSA RUMAWI)
60
31
LUQMAN
34
32
AS SAJDAH (SUJUD)
30
33
AL AHZAB (GOLONGAN YANG BERSEKUTU)
73
34
SABA' (KAUM SABA')
54
35
FAATHIR (PENCIPTA)
45
36
YAA SIIN
83
37
ASH SHAAFFAAT (YANG BER SHAF-SHAF)
182
38
SHAAD
88
39
SURAT AZ ZUMAR (ROMBONGAN-ROMBONGAN)
75
40
AL MU'MIN (ORANG YANG BERIMAN)
85
41
FUSHSHILAT (YANG DIJELASKAN)
54
42
ASY SYUURA (MUSYAWARAT)
53
43
AZ ZUKHRUF (PERHIASAN)
89
44
AD DUKHAAN (KABUT)
59
45
AL JAATZIYAH (YANG BERLUTUT)
37
46
AL AHQAAF (BUKIT-BUKIT PASIR)
35
47
MUHAMMAD (NABI MUHAMMAD S.A.W)
38
48
AL FAT-H (KEMENANGAN)
29
49
AL HUJURAAT (KAMAR-KAMAR)
18
50
QAAF
45
51
ADZ DZAARIYAAT (ANGIN YANG MENERBANGKAN)
60
52
ATH THUUR (BUKIT)
49
53
AN NAJM (BINTANG)
62
54
AL QAMAR (BULAN)
55
55
AR RAHMAAN (YANG MAHA PEMURAH)
78
56
AL WAAQI'AH (HARI KIAMAT)
96
57
AL HADIID (BESI)
29
58
AL MUJAADILAH (WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN)
22
59
AL HASYR (PENGUSIRAN)
24
60
AL MUMTAHANAH (WANITA YANG DIUJI)
13
61
ASH SHAFF(BARISAN)
14
62
AL JUMU'AH (HARI JUM'AT)
11
63
AL MUNAAFIQUUN (ORANG-ORANG MUNAFIK)
11
64
AT TAGHAABUN (HARI DINAMPAKKAN KESALAHAN-KESALAHAN)
18
65
ATH THALAAQ (TALAK)
12
66
AT TAHRIM (MENGHARAMKAN)
12
67
AL MULK (KERAJAAN)
30
68
AL QALAM (KALAM)
52
69
AL HAAQQAH (HARI KIAMAT)
52
70
AL MA'ARIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK)
44
71
NUH (NABI NUH)
28
72
AL JIN (JIN)
28
73
AL MUZZAMMIL (ORANG YANG BERSELIMUT)
20
74
AL MUDDATSTSIR (ORANG YANG BERKEMUL)
56
75
AL QIYAAMAH (HARI KIAMAT)
40
76
AL INSAAN (MANUSIA)
31
77
AL MURSALAAT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG DIUTUS)
50
78
AN NABA' (BERITA BESAR)
40
79
AN NAAZI'AAT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT)
46
80
'ABASA (IA BERMUKA MASAM)
42
81
AT TAKWIR (MENGGULUNG)
29
82
AL INFITHAAR (TERBELAH)
19
83
AL MUTHAFFIFIIN (ORANG-ORANG YANG CURANG)
36
84
AL INSYIQAAQ (TERBELAH)
25
85
AL BURUUJ (GUGUSAN BINTANG)
22
86
ATH THAARIQ (YANG DATANG DI MALAM HARI)
17
87
AL A'LAA (YANG PALING TINGGI)
19
88
AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT)
26
89
AL FAJR (FAJAR)
30
90
AL BALAD (KOTA)
20
91
ASY SYAMS (MATAHARI)
15
92
AL LAIL (MALAM)
21
93
ADH DHUHAA (WAKTU MATAHARI SEPENGGALAHAN NAIK)
11
94
ALAM NASYRAH (BUKANKAH TELAH KAMI LAPANGKAN)
8
95
AL TIIN (BUAH TIN)
8
96
AL 'ALAQ (SEGUMPAL DARAH)
19
97
AL QADR (KEMULIAAN)
5
98
AL BAYYINAH (BUKTI YANG NYATA)
8
99
AL ZALZALAH (KEGONCANGAN)
8
100
AL 'AADIYAAT (KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG)
11
101
AL QAARI'AH (HARI KIAMAT)
11
102
AT TAKAATSUR (BERMEGAH-MEGAHAN)
8
103
AL 'ASHR (MASA)
3
104
AL HUMAZAH (PENGUMPAT)
9
105
AL FIIL (GAJAH)
5
106
QURAISY (SUKU QURAISY)
4
107
AL MAA'UUN (BARANG-BARANG YANG BERGUNA)
7
108
AL KAUTSAR (NI'MAT YANG BANYAK)
3
109
AL KAAFIRUUN (ORANG ORANG KAFIR)
6
110
AL NASHR (PERTOLONGAN)
3
111
AL LAHAB (GEJOLAK API)
5
112
AL IKHLASH (MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH)
3
113
AL-FALAQ (WAKTU SUBUH)
5
114
AN NAAS (MANUSIA)

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"
Persiapan Di depan HI

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"
Perisiapan Di Depan HI

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"
Saya dan Ustad Alfian Tanjung

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"

Demo Menentang Film "Innocent Of Moslem"
Aksi di Bundaran Air Mancur

Demo di depan Gedung KPK

Demo di depan Gedung KPK
menyongsong Anas Jadi Tersangka

Demo di depan gedung KPK

Demo di depan gedung KPK
Menyongsong Anas Jadi Tersangka

Demo di depan gedung KPK

Demo di depan gedung KPK
Menyongson Anas Menjadi Tersangka